Puluhan Tahun Rusak, Jalan Melati Akhirnya Diperbaiki Pemko Pekanbaru
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai melakukan perbaikan terhadap Jalan Melati yang berlokasi di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai. Perbaikan infrastruktur ini dipimpin langsung oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Berdasarkan laporan dari warga setempat, akses jalan tersebut sudah mengalami kerusakan parah selama puluhan tahun tanpa pernah mendapatkan perhatian atau sentuhan perbaikan dari pemerintah sebelumnya.
"Menurut penuturan warga, jalan ini memang sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan," ujar Walikota Agung, Selasa (7/7/2026).
Langkah cepat diambil oleh Pemko Pekanbaru setelah menerima aduan langsung dari masyarakat yang mengeluhkan terhambatnya mobilitas harian akibat lubang dan genangan air saat hujan. Untuk memastikan proyek berjalan dengan lancar dan sesuai standar kelayakan, Walikota Agung bahkan turun langsung ke lokasi guna meninjau proses pengerjaan.
Perbaikan ini mencakup pelapisan ulang aspal (overlay) serta perbaikan drainase di sekitar jalan untuk mengantisipasi banjir yang kerap mempercepat kerusakan badan jalan. Pemko Pekanbaru juga menyiagakan sejumlah alat berat di lokasi agar target penyelesaian proyek bisa dicapai tepat waktu tanpa mengganggu aktivitas warga terlalu lama.
Warga setempat menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas respons cepat dari pemerintah kota. Pasalnya, Jalan Melati merupakan salah satu jalur alternatif krusial yang menghubungkan kawasan pemukiman padat penduduk dengan pusat ekonomi di Kecamatan Marpoyan Damai.
Ia mengaku bersyukur dan bangga karena dapat merealisasikan impian warga yang sudah lama mendambakan infrastruktur jalan yang layak. Ke depan, Agung menegaskan bahwa pembenahan fasilitas publik dan jalan lingkungan akan tetap menjadi salah satu program prioritas utama di masa kepemimpinannya. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengebut perbaikan titik-titik jalan rusak lainnya di seluruh wilayah Pekanbaru demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.




