Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita dalam Box, Dua Pelaku Ditangkap
Pembunuh Sadis Medan Terungkap

MEDAN, AKTUALITASNEWS.COM – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya ditemukan di dalam box di pinggir sungai di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 10 Maret 2026.
Kapolrestabes Medan, Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat setelah penemuan jasad korban.
Berdasarkan hasil penyidikan, polisi menetapkan seorang pria berinisial SA (19) sebagai pelaku utama pembunuhan. Selain itu, seorang pelaku lain berinisial SHR (19) turut diamankan karena diduga membantu membuang jenazah korban.
“Motifnya, pelaku sakit hati karena korban menolak berhubungan intim tidak wajar,” ujar Calvijn dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (17/3/2026).
Polisi mengungkap bahwa tindakan pelaku didorong oleh nafsu seksual menyimpang. Dari hasil pemeriksaan, SA diketahui memiliki kecenderungan tersebut yang diduga dipengaruhi oleh konsumsi konten pornografi di media sosial.
Selain melakukan kekerasan fisik dan seksual, pelaku juga mengambil sejumlah barang milik korban. Barang-barang tersebut rencananya akan dijual guna menghilangkan jejak kejahatan.
“Pelaku mengambil barang korban untuk dijual dan bertujuan menghilangkan barang bukti,” tambahnya.
Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. SA dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sementara SHR dikenakan pasal terkait peran serta dalam tindak pidana.
Pengungkapan kasus ini mendapat perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengaku merasa khawatir terhadap keselamatan anak, khususnya perempuan, di tengah maraknya kasus kekerasan.
Mariati (53), warga kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan, mengaku terkejut saat mengetahui peristiwa tersebut.
“Takut kali dengar kabar seperti ini. Anak saya ada yang sudah remaja. Ini jadi perhatian kita semua, apalagi soal pergaulan dan media sosial,” ujarnya.
Di sisi lain, seorang tokoh masyarakat setempat menilai kinerja Polrestabes Medan patut diapresiasi karena mampu mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat meski dengan keterbatasan alat bukti.
Menurutnya, keberhasilan ini diharapkan menjadi konsistensi aparat penegak hukum dalam menangani berbagai laporan masyarakat secara profesional dan tanpa tebang pilih.
“Saya harap pengungkapan seperti ini terus dilakukan terhadap kasus-kasus lainnya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat,” ujarnya.
Sumber: Wawancara, Kompas
Editor: Lambertus, SH




