Wabup Rohil dan Kapolres Sidak SPBU serta SPBE di Tanah Putih Jelang Idul Fitri 1447 H
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Jhony Charles bersama Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Bidang Metrologi Disperindagsar Rohil, Camat Tanah Putih, serta Kapolsek Tanah Putih. Sidak dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan energi serta melindungi masyarakat dari potensi kecurangan takaran menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Di SPBU Banjar XII, rombongan meninjau langsung proses kalibrasi atau uji tera pada mesin pompa BBM untuk memastikan volume bahan bakar yang keluar sesuai dengan angka yang tertera pada mesin.
Wakil Bupati Rohil Jhony Charles menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan stok BBM mencukupi selama periode mudik Lebaran. Selain itu, tim Metrologi juga memastikan alat ukur di SPBU berfungsi dengan akurat agar masyarakat tidak dirugikan oleh takaran yang tidak sesuai.
Setelah melakukan pengecekan di SPBU, rombongan melanjutkan sidak ke SPBE guna memeriksa proses pengisian tabung gas Elpiji 3 kilogram. Pemeriksaan meliputi pengecekan berat isi tabung menggunakan timbangan serta pemantauan harga di tingkat pangkalan agar tidak terjadi kenaikan yang merugikan masyarakat.
Jhony Charles menegaskan bahwa pemerintah memastikan isi tabung gas 3 kg sesuai standar serta ketersediaannya mencukupi kebutuhan rumah tangga selama Idul Fitri. Ia juga mengingatkan agar tidak ada kenaikan harga secara sepihak di tingkat pangkalan.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan sidak ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan energi menjelang arus mudik.
Menurutnya, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok BBM dan gas Elpiji 3 kg masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan.
Dalam pemeriksaan di SPBU CODO Banjar XII dan SPBU Ujung Tanjung, tim melakukan uji petik menggunakan alat Terra Meter. Dari batas toleransi yang ditetapkan sebesar 200 mililiter, hasil pemeriksaan menunjukkan selisih hanya sekitar 70 mililiter, sehingga masih berada dalam batas standar yang ditetapkan Pertamina.
Kapolres menegaskan tidak ditemukan indikasi penyimpangan, baik dari segi kualitas maupun takaran BBM di wilayah hukum Polres Rohil.
Sementara itu, di SPPBE PT Riau Sarana Sejahtera, tercatat stok gas Elpiji mencapai 89 ton dengan rata-rata penyaluran sekitar 16.800 tabung per hari. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan berat tabung gas 3 kg sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Disperindagsar Rohil melalui Kabid Metrologi, Dona Doni, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, kondisi mesin pompa BBM maupun sistem pengisian gas masih dalam kondisi normal.
Ia menambahkan bahwa secara umum ketersediaan BBM dan Elpiji di wilayah Kecamatan Tanah Putih terpantau aman, sementara hasil uji tera mesin pompa masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan.




