Gajah Kembali Obrak-abrik Kebun Warga di Kec. Trumon Timur, BKSDA Diminta Segera Ambil Langkah Konkret
ACEH SELATAN,- Gajah liar kembali mengobrak-abrik perkebunan sawit warga di Desa Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan.Sebelumnya, Gajah liar juga mengobrak-abrik kebun dan pondok kebun warga di Kecamatan Kluet Tengah pada Minggu (18/8/2024)
Persolaan gajah kini terus membuat masyarakat di Kecamatan Kluet Tengah dan Trumon Timur ketakutan untuk pergi ke kebun serta menyebakan kerugian ekonomiCamat Trumon Timur Husin yang dihubungi Serambinews.com, Rabu (21/8/2024) membenarkan hal tersebut, Ia mengatakan bahwa dua gajah liar yang merusak kebun warga sudah sering terjadi
Terbaru laporan dari masyarakat, Gajah liar itu kembali mengobrak-abrik kebun Sawit masyarakat di Gampong Kapa Sesak. "Oleh karena itu kami meminta agar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera mengambil langkah konkret dalam penanganan, mengingat masyarakat saat ini terus dirugikan akibat gajah liar itu," ungkapnya
Ia mengatakan bahwa masyarakat meminta BKSDA segara menangani persoalan itu dengan cara memindahkan gajah tersebut dari area perkebunan warga Desa Kapa Sesak. "Karena konflik gajah ini sudah sering terjadi di Gampong Kapa Sesak, hal ini tentunya sangat meresahkan masyarakat," jelasnya
Ia mengatakan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga telah melaporkan terkait konflik satwa gajah liar ini kepada KLHK RI dijakarta"Laporan itu di tindaklanjuti oleh KLHK, dan langsung mengadakan rapat di Banda Aceh pada beberapa bulan yang lalu, hasil rapat itu Aceh Selatan menjadi prioritas untuk tindakan penyelamatan dari Konfik satwa itu,"jelas Husin
Oleh karena itu, Camat berharap, agar pihak BKSDA Aceh segera menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut"Kita berharap segera ditindaklanjuti, agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat konflik satwa ini,"harap Camat
Sementara itu, Kepada BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata yang dikonfirmasi serambinews.com mengatakan bahwa terkait Gajah liar yang mengobrak-abrik kebun sawit warga itu, saat ini yang paling memungkinkan dilakukan sekarang adalah respon emergencynya dulu
"Sekarang respon emergencynya dulu, menghalau, menggiring dan sambil mempersiapkan pemasangan pagar kejut sesuai lokasi yang dulu pernah disurvei sebagai Barrier,"kata UjangDitanya Serambinews.com, apakah saat ini sudah dilakukan penanganan terkait Gajah yang mengobrak-abrik kebun sawit warga itu di lokasi?, Ujang Wisnu Barata meyebutkan bahwa pihaknya masih berkomunikasi dengan tim
"Kita masih berkomunikasi, tim segera kita tambah di lapangan,"sebutnyaLebih lanjut, Ditanyai Serambinews.com bagaimana tindaklanjut dari KLHK RI terkait Kecamatan Kluet Tengah dan Trumon timur yang menjadi prioritas dalam hal penyelamatan dari konfik satwa ini? Ujang mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan persiapan"Iya, kita masih persiapkan ke arah sana," jawab ujang dengan singkat


