Bripda Diduga Dianiaya Senior Hingga Tewas di Barak Polda Sulsel

Bripda Diduga Dianiaya Senior Hingga Tewas di Barak Polda Sulsel

Seorang anggota Polri berpangkat Bripda berinisial DP (19), yang bertugas di Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Selatan, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (22/2) siang. Kabar duka tersebut diduga berkaitan dengan insiden penganiayaan yang melibatkan seniornya di barak.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi. Ia menyampaikan bahwa jenazah almarhum saat ini berada di RS Daya Makassar.

“Benar, ada bintara remaja yang meninggal dunia,” ujar Zulham.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Bripda DP masih belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian menyebut perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya secara medis. Autopsi pun masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga.

“Terkait penyebab kematian, kami belum bisa memastikan karena masih perlu pemeriksaan intensif. Saat ini kami juga menunggu persetujuan orang tua untuk dilakukan autopsi,” jelasnya.

Mengenai dugaan adanya tindakan penganiayaan oleh senior di barak, Zulham menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Isu dugaan penganiayaan oleh senior masih kami dalami,” katanya.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh pihak Propam, termasuk rekan seangkatan korban serta beberapa senior yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

“Beberapa orang sudah kami periksa, termasuk teman seangkatannya dan beberapa seniornya,” tambah Zulham.

Polda Sulsel memastikan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan hingga fakta sebenarnya terungkap.