Trenggono Respons Pernyataan Menkeu Purbaya soal Anggaran Pengadaan Kapal

Trenggono Respons Pernyataan Menkeu Purbaya soal Anggaran Pengadaan Kapal

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait anggaran pengadaan kapal yang disebut telah dicairkan, namun belum berdampak pada pemesanan ke industri galangan kapal nasional.

Menanggapi hal tersebut, Trenggono meminta agar Kementerian Keuangan terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi di internal mereka. Ia mempertanyakan klaim bahwa dana pembangunan kapal sudah benar-benar disalurkan.

Trenggono menjelaskan bahwa proyek pembangunan kapal yang dimaksud bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni, melainkan berasal dari skema pinjaman luar negeri. Menurutnya, pendanaan pembangunan kapal tersebut menggunakan fasilitas kredit dari Pemerintah Inggris.

Indonesia sendiri diketahui memiliki rencana pembangunan sekitar 1.500 kapal perikanan melalui kerja sama dengan Inggris. Karena menggunakan skema pinjaman luar negeri, mekanisme penganggaran dan realisasinya berbeda dengan belanja langsung APBN.

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keheranannya karena belum adanya pemesanan kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada galangan kapal dalam negeri, meski anggaran pengadaan kapal disebut telah dicairkan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Isu ini mencuat di tengah sorotan terhadap banyaknya kapal perikanan yang mangkrak, termasuk di kawasan Muara Angke, Jakarta.